• Jumat, 30 September 2022

Dua Pelajar Diamankan, Empat Masih dalam Pencarian Polresta Kendari, Gegara Kasus Pengroyokan

- Selasa, 15 Maret 2022 | 05:45 WIB
IMG-20220315-WA0035
IMG-20220315-WA0035

-
KENDARI - Dua remaja diamankan, dan Empat masih dalam pencarian Polresta Kendari, gara-gara kasus pengroyokan, Selasa 15 Maret 2022. Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjuntak menjelaskan peristiwa tersebut Minggu 13 Maret 2022 sekitar jam 02.30 WITA di Jalan Saranani Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga Kota Kendari. "Awalnya korban AEP(23) mendapat informasi dari adiknya yang bernama ATP bahwa dirinya terkena busur pada bagian kaki saat mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Saranani Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga Kota Kendari, saat itu korban AEP mengajak temannya yang bernama MAR dan saudara U mendatangi tempat kejadian, sesampainya disana korban AEP terlibat perkelahian dengan saudara A, sehingga saat itu teman – teman saudara A yang bernama UA, RS, I, D serta R secara bersama – sama ikut melakukan penganiayaan terhadap korban AEP menggunakan senjata tajam jenis parang bergerigi dan celurut. Atas kejadian tersebut korban AEP mengalami luka robek pada bagian kepala, luka robek pada pinggang kiri, luka robek pada punggung dan di rawat di Rumah Sakit Dr. Ismoyo Kendari," jelasnya. Tak selang berapa lama usai peristiwa tersebut, pihaknya berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti sedang tiga lainnya masih dalam pencarian. "Kami berhasil mengamankan R dan UA yang berstatus pelajar beserta barang bukti 1 ( satu ) bilah parang dengan mata parang berbentuk gerigi berwarna biru serta gagangnya terdapat lilitan tali berwarna kuning, 3 ( tiga ) buah ketapel, dan 9 ( sembilan ) buah mata busur, sedang 4 (empat) pelaku lainnya masih dalam pencarian," bebernya. Pihaknya mengungkapkan bahwa para pelaku melakukan hal tersebut dengan modus melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban. "Kedua Remaja bersama Empat Pelaku lainnya melakukan penganiayaan secara bersama – sama terhadap korban," ungkapnya. Untuk diketahui atas peristiwa tersebut para pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 KUHP dan atau Pasal 351 Ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana Tujuh tahun penjara.***    

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Terpopuler

X