• Jumat, 30 September 2022

Diduga Gara-gara Tak Dipilih, Oknum Kades Terpilih di Bombana Ancam Bakal Cabut Bantuan Bedah Rumah Warga

- Selasa, 15 Maret 2022 | 10:40 WIB
BEDAH-RUMAH-1
BEDAH-RUMAH-1

-
BOMBANA - Tak dipilih saat Pemilihan Kepala Desa (PilKades), Oknum Kepala Desa (Kades) terpilih di Kabupaten Bombana bakal mencabut bantuan warganya. Berdasarkan keterangan warga, Oknum Kades tersebut bakal mencabut bantuan beda rumah warganya yang tidak memilihnya saat Pilkades dan katanya ini permintaan tim suksesnya di desa Warga Desa tersebut yang tak mau disebutkan namanya mengatakan pihaknya mendapatkan ancaman tersebut karena saat Pilkades tak memilih Oknum tersebut. "Katanya saya gara-gara nda pilih kemarin pas Pilkades, saya juga sudah cek sama pendamping, katanya mau dicabut bantuan beda rumah, Saya katanya tidak layak dapat bantuan bedah rumah," katanya. Pihaknya juga mengungkapkan bahwa kenapa nanti pasca PilKades baru ada kabar mau dicabut. "Nanti pasca PilKades ini baru mau dicabut, tapi kan sebelum saya ditetapkan sebagai penerima bantuan sudah melalui semua tahapan nanti sekarang baru mau dicabut setelah disetujui hanya gara-gara Pilkades, padahal ini kan bantuan menggunakan dana desa (DD)," ungkapnya. Senada dengan hal tersebut Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda Indonesia Bombana (IMPIB), Muhammad Risdal mengatakan bahwa Oknum tersebut tak boleh semenah-menah menggunakan jabatannya. "Oknum Kades tersebut jangan semenah-menah menggunakan jabatannya, anggaran bantuan tersebut juga bukan berasal dari DD," katanya. Pihaknya juga menegaskan bahwa hal tersebut tak boleh semenah-menah dilakukan oleh oknum Kades. "Bukan Kades yang putuskan untuk menerima bantuan beda rumah itu kabupaten meski anggaran kecamatan yang di alokasikan jadi menurut Hemat kami kepala desa sama sekali tidak punya hak untuk mencabut bantuan beda rumah tersebut apalagi dengan alasan tidak dipilih," bebernya. "Semua ada mekanismenya dari tahapan survei hingga Penetapan penerima bantuan, dan adapun ketika seseorang yang telah ditetapkan mendapatkan bantuan mesti ada pernyataan dari yang bersangkutan juga tidak seenak perut oknum tersebut," tegasnya. Pihaknya juga menegaskan apabila hal tersebut tetap dilaksanakan maka pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi. "Kalau bantuan beda rumah itu di cabut tidak sesuai mekanisme apalagi dengan alasan politik, maka kami dari IMPIB Bombana akan melakukan aksi di kantor kecamatan poleang barat dan kantor Bupati," tandasnya. Terkait hal tersebut saat dihubungi Oknum Kades Pabbiring Kecamatan Poleang Barat Abdulah menampik tudingan tersebut. "Tabalenya mungkin, bisa di cek dilapangan, kalau tidak layak yah tidak layak," katanya saat dihubungi via telepon.***

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Terpopuler

X