• Jumat, 30 September 2022

CV Ilyas Karya, PT Pastika dan PT LMI Dilaporkan di Polda Sultra, Ini Kejahatan Lingkungan yang Dilakukan

- Rabu, 20 April 2022 | 09:32 WIB
Formasda Sultra saat melaporkan kejahatan lingkungan yang dilakukan oleh CV Ilyas Karya, PT pastika dan PT LMI di Polda Sultra
Formasda Sultra saat melaporkan kejahatan lingkungan yang dilakukan oleh CV Ilyas Karya, PT pastika dan PT LMI di Polda Sultra

SULTRARAYA.COM - Kerusakan lingkungan akibat maraknya aktivitas pertambangan illegal telah menyalahi aturan pertambangan dan merusak lingkungan hidup. Pada UU Nomor 18 tahun 2013 tentang pemberantasan dan pencegahan kawasan hutan telah mempertegas bahwa, persoalan hutan lindung tidak bisa dikelola hanya untuk kepentingan pribadi.

Forum Pemerhati Lingkungan dan Sumber Daya Alam Sulawesi Tenggara (Formasda Sultra) melaporkan tiga perusahaan yang menambang secara illegal di Polda Sultra.

Perusahaan yang diduga telah melakukan aktivitas penambangan illegal tersebut adalah CV Ilyas Karya, PT Pastika dan PT LMI. Ketiga perusahaan tersebut aktiv beroperasi di Desa Lamokula, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Kordinator Formasda Sultra, Tri Aktaviaan Nugraha mengatakan, penambangan ilegal mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup dan hutan yang berkepanjangan. Terlebih lagi, tidak adanya jaminan reklamasi dapat mengancam kehidupan masyarakat serta menimbulkan kerugian negara.

Baca Juga: KUPP Molawe Dinilai Sekongkol dengan Tiga Pemilik Kapal Tongkang yang Ditangkap Lanal Kendari

"Formasda Sultra telah memasukan laporan di Polda Sultra terkait aktivitas tiga perusahaan yang diduga illegal menambang tanpa adanya dokumen lengkap," ungkap Tri Aktafian Nugraha, Selasa malam (19/4/2022).

Menurut Tri, bila kejahatan lingkungan tersebut terus terjadi akan menimbulkan ancaman bencana ekologis, keselamatan masyarakat serta mengancam keanekaragaman hayati.

Sedangkan anggota Formasda Sultra, Ades menambahkan, sebelum melaporkan hal tersebut pihaknya telah melakukan investigasi di lapangan terhadap aktivitas pertambangan yang terjadi di lokasi tersebut.

Adapun hasil temuannya di lokasi yang aktiv dilakukan kejahatan lingkungan itu adalah sebagai berikut :

Baca Juga: Tiga Unit Kapal Tongkang yang Diduga Tanpa Legalitas Diamankan Lanal Kendari

Halaman:

Editor: Luthfi Badiul Oktaviya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Agussalim Pimpin DPD PJI Sultra

Selasa, 27 September 2022 | 08:17 WIB

Terpopuler

X