• Jumat, 30 September 2022

Kejari Buton Tetapkan Tersangka Korupsi PDAM Buteng, Kerugian Negara Capai 3,2 Miliar

- Kamis, 28 April 2022 | 14:12 WIB
Konferensi Pers Kejaksaan Negeri Buton (Gambar : Istimewa)
Konferensi Pers Kejaksaan Negeri Buton (Gambar : Istimewa)

SULTRARAYA.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton menetapkan inisial M selaku Pj. Direktur Utama Perumdam Oeno Lia Kabupaten Buton Tengah (Buteng) sebagai tersangka tindak pidana korupsi pada kasus pengadaan air bersih/Sambungan Rumah (SR), pada Rabu (27/4/2022).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Boton, Azer J. Orno mengatakan sumber dana dari pengadaan air bersih yang dikorupsi itu berasal dari Dana Penyertaan Modal Kabupaten Buteng, Tahun Anggaran 2020.

Menurutnya, akibat adanya penyimpangan anggaran yang terjadi, indikasi kerugian negara mencapai Rp3.279.373.536,- Miliar.

Baca Juga: Suasana Mencekam Selimuti BPBD Sultra, Simulator Pratikkan Situasi Gempa Bumi 7,5 SR

"Setelah dilakukan ekspose oleh tim penyidik beserta kepala Kejari Buton, disimpulkan bahwa terhadap M selaku Pj Direktur Utama Perumdam Oeno Lia Kabupaten Buteng ditetapkan menjadi tersangka," ungkap Azer J. Orno saat melakukan kofersi pers.

Azer J. Orno menjelaskan, Tim penyidik Kabupaten Buton telah melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi.

Selanjutnya, Kejari Buton menetapkan M sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka Nomor Print-274/P.3.18/Fd.1/04/2022 tanggal 27 April 2022, namum untuk sementara belum dilakukan penahanan karena M bersikap koperatif.

Baca Juga: Persiapan Simulasi Gempa, Pegawai BPBD Sultra Berlarian ke Luar Kantor

"M bersikap koperatif saat dilakukann pemeriksaan dan telah mengembalikan kerugiaj negara sebesar Rp1.400.100.000,-" jelasnya.

Halaman:

Editor: Luthfi Badiul Oktaviya

Tags

Terkini

Agussalim Pimpin DPD PJI Sultra

Selasa, 27 September 2022 | 08:17 WIB

Terpopuler

X